Meramu Budget Ramadhan
LifeSpend

Meramu Budget Ramadhan

Harapan banyak orang saat bulan Ramadhan maka pengeluaran bulanan akan berkurang nilainya, dikaitkan dengan pengeluaran dapur yang idealnya berkurang terkait intensitas makan yang juga berkurang. Intensitas makan yang biasanya tiga kali dalam sehari, berkurang menjadi hanya dua atau malah satu kali dalam satu hari.

Namun, pada nyatanya lebih banyak yang mengeluh pengeluarannya membengkak pada bulan Ramadhan. Kali ini, Fina akan berbagi cara meramu budget ramadhan yang tentunya bersumber dari pakar keuangan Halofina yang berpengalaman.

Empat komposisi untuk meramu budget ramadhan

1. Tetap Buat Anggaran Reguler

Walaupun ramadhan merupakan bulan yang spesial, namun Anda akan tetap melakukan kegiatan seperti biasanya. Maka dari itu sangat penting bagi Anda untuk tetap berpegang pada budget bulanan yang Anda buat.

Budget reguler bulanan Anda termasuk biaya dapur, transport, dan kebutuhan bulanan lainnya yang rutin Anda lakukan setiap bulannya.

2. Kenali Pengeluaran Wajib

Pengeluaran yang wajib dikeluarkan umat muslim pada penghujung ramadhan adalah zakat. Zakat sendiri ada dua jenis yang diwajibkan untuk dikeluarkan pada ramadhan ini, yaitu zakat mal dan zakat fitrah.

Zakat mal memang dapat dibayarkan di bulan lainnya, namun kebanyakan orang membayar zakat mal pada momentum lebaran. Maka pengeluaran ini menjadi wajib untuk dilakukan dan tentu saja diperhitungkan oleh sang wajib zakat. Salah satu kepentingan menghitung zakat mal adalah karena nilainya yang cenderung menjadi besar ketika dibayar dalam satu waktu sekaligus.

Ketika Anda berencana untuk membayar zakat dengan Tunjangan Hari Raya (THR) yang diberikan namun nilainya jadi lebih besar dari THR tersebut, maka Anda harus memikirkan bagaimana cara memenuhinya. Hal tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya meramu budget ramadhan.

3. Buat Budget Pengeluaran Rutin

Tidak hanya kebutuhan dapur yang perlu diperhitungkan, karena terlepas dari kegiatan puasa yang dilakukan, kegiatan rutin yang dilakukan di bulan-bulan lainnya juga tetap berjalan. Misalnya, iuran sekolah anak, uang transportasi, gaji pegawai, dan lain sebagainya.

Untuk budget pengeluaran rutin ini, idealnya Anda sudah memiliki perhitungan yang memang Anda gunakan setiap bulannya. Tujuannya adalah agar Anda dapat mengetahui sumber pendapatan mana yang biasanya Anda gunakan. Jika Anda menggunakan pendapatan utama sebagai sumber pengeluaran rutin Anda, maka budget yang Anda buat dapat menghindari Anda menggunakan THR yang sebenarnya dapat Anda gunakan untuk kebutuhan lebaran.

4. Alokasikan Pengeluaran Extra

Tidak dapat dipungkiri bahwa pada bulan ramadhan ini pengeluaran extra bahkan mungkin lebih mendominasi dari pengeluaran rutin. Pengeluaran extra ini mencakup alokasi biaya belanja lebaran, mudik, pembagian THR pada pegawai, dan juga termasuk bagi-bagi angpau pada sanak saudara.

Lalu bagaimana cara menyikapi pengeluaran extra ini? Idealnya, pengeluaran extra ini dapat Anda lakukan setelah Anda menunaikan pengeluaran wajib. Karena nilai yang ingin disampaikan pada bulan ramadhan ini adalah nilai-nilai kesederhanaan dan ketaatan kepada Allah. Jadi, jangan sampai Anda melalaikan pengeluaran wajib untuk pengeluaran extra.

Cara meramu budget ramadhan yang efektif bagi setiap orang pasti berbeda-beda, namun pada dasarnya Anda akan membutuhkan self-discipline untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Salah satunya adalah dengan berkaca dari pengeluaran di ramadhan sebelumnya, lalu lakukanlah evaluasi dari pengeluaran tersebut untuk dapat membuat budget ramadhan yang sesuai kebutuhan Anda di tahun ini.

Memiliki budget bulanan dan budget ramadhan juga akan membantu Anda untuk mengetahui sumber pendapat mana yang dapat Anda gunakan untuk kebutuhan yang sesuai. Selain itu, memiliki budget juga dapat membantu Anda mengetahui kekurangan dana ramadhan dan membantu Anda pula dalam mengalokasikan pengeluaran bulanan untuk ramadhan tahun depan.

Misalnya, dari tahun lalu, Anda dapat mengetahui bahwa pengeluaran ramadhan Anda lebih besar 10 juta rupiah dari bulan-bulan biasanya. Lalu setiap bulannya Anda menyadari bahwa masih ada kelebihan dana yang dapat Anda gunakan untuk menabung setidaknya 1 juta rupiah setiap bulan yang tujuannya agar di tahun ini Anda tidak lagi mengalami kekurangan dana. Sehingga tiga ramuan budget ramadhan Anda; pengeluaran wajib, rutin, dan extra, dapat Anda penuhi di hari raya nan fitri nantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *